fufufufu,,
betapa gak pentingnya diri ini...
betapa gak bergunanya aku ini...
betapa lemahnya aku...
betapa... betapa....
maafkan aku dunia...
aku memulai hidup di dunia ini dengan berdehem (kata ibuku ya..), bukan dengan tangisan. aku tak tahu apa arti semua ini... yang jelas aku lahir dengan selamat dan masih hidup sampai saat aku menulis tulisan ini... yuhu!
lalu, ketika masuk sekolah, usiaku masih terlalu muda dibanding teman2ku. Usia empat tahun masuk TK dan langsung TK Besar. Aku nyaris punya pengalaman tak lulus sekolah, pihak TK-nya beralasan "aku masih terlalu muda, takutnya ntar ga naik kelas malah malu...". untungnya aku punya bapak yang tidak mau anaknya jadi bahan ejekan teman2nya. Bapakku pun protes ke sekolah demi kelulusanku... (lulus dengan cara yang agak memalukan sih ya..),
tapi, terima kasih sekali Bapak!!!
usia 5 tahun aku masuk SD, SD Banaran II. masuk dengan memboyong spekulasi banyak orang: bahwa "aku suatu saat akan tinggal kelas"; karena aku belom cukup umur....
meski bukan anggota Laskar Pelangi, aku dengan susah payah berhasil menepis spekulasi2 menyesatkan dari orang2. Tahun 2000, ketika enam tahun telah berlalu; aku Lulus SD dengan menyandang gelar "peringkat 4". tak istimewa memang, tapi menurutku lumayan buat anak yang diharapkan banyak orang akan "tidak naik kelas". (fyuh,)
karena cuma anak ndeso yang katroknya minta ampun, aku pasrah lanjut sekolah manapun. Beruntung aku bisa lanjut ke SMP Negeri. dan disanalah pengalaman2 baru kudapat.
ketika pelajaran pertama kuterima, waktu pelajaran matematik; aku malah keasyikan becanda sama temen2 baruku. alhasil...
"duuuaarrr....", guruku marah dan melempar kapur ke arahku. untung aku sigap, sehingga aku bisa mengelak. fufufu! malang teman di belakangku yang kena peluru nyasar... aku pun langsung dapet hukuman dan otomatis masuk "blacklist" guru killer itu...
tak disangka, ulangan pertama matematik aku dapet nilai tertinggi. sejak saat bersejarah itu, karena ini pengalaman pertama dapat nilai tertinggi, melelehlah dinding es Guru matematik itu... aku pun mulai jd murid tersayang... (*sombong dikit)
indahnya. hingga 3 tahun kemudian, aku lulus dengan mengenaskan, aku dapet "peringkat 1"...
orang tuaku sedikit berbangga hati, hingga aku dimasukkan ke SMA yg cukup favorit di Kotaku, SMA Kota uyy!
hari itu, aku diterima dalam urutan rank poin ke-207 dari 237 yang diterima (via jalur tes saringan masuk). aku merasa akan jadi underdog di kelas. aku pesimistis.
aku belajar ala kadarnya, bahkan lebih sering gak belajar. tapi mengejutkan, aku masih bisa bertahan dalam lapisan "menengah ke-atas". sejak semester 2, aku cukup nyaman berada di peringkat range 10 besar di kelas. hingga prestasi puncak waktu SMA kuraih, "peringkat 2" waktu masih duduk di kelas 2. Exceed Ecpectation!. dan singkat cerita, luluslah aku pada tahun 2006.
Lalu,, tanpa pikir panjang, sebagai lulusan SMA dengan ortu bukan orang kaya, aku daftar STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara; sekolah kedinasan, yg kata orang lulusannya langsung dikasih kerja).
singkat cerita, aku pun diterima lah. D1 Administrasi Perpajakan, BDK 1 Medan.
Tak disangka tak dinyana, aku punya kemampuan melebihi yang kuperkirakan.
Di Sekolah ini lah aku "ngga bisa seenaknya sendiri". Temen2ku pinter2 smua. lagi2 aku pesimistis. ditambah lagi Pragmatis. aku belajar jauh lebih rajin dan giat dibanding masa2 sekolahku sebelumnya, tapi hasilnya? tetep "amburadul". tak ada nilai bagus.
kadang aku berpikir, "toh wajar2 aja kalo aku dapet nilai lebih rendah dari temen2. aku kan paling muda. lagian temen2 kebanyakan udah pernah kuliah... kalah pengalaman. kalah segalanya..",
pikiran yang sampai kini, ketika aku lulus dan telah dimagangkan,
"SANGAT-SANGAT AKU SESALKAN...",,
memang,
penyesalan bagaikan polisi. "selalu datang belakangan, bahkan terlambat".


pelajaran moral nomor 40:
"Penyesalan tak pernah tepat waktu, jadi gunakan weker buat membangunkannya."
hehehe..
"jangan jejali aku dengan doktrinmu
jangan setubuhi aku dengan janji manismu
Lihatlah anak muda ini...
begitu gagah, jantan yang kelak mampu menghancurkan beton kokohmu"
hehehehe.... salam kenal, keren blognya
subhanallah...anda bersyukur dikaruniakan Allah otak yang cerdas,semoga beroleh kecerdasan yang berkah dan mencerdaskan.sukran telah mampit di blog aisha.
anda menyesal karena kuliah gak bayar yach, kuliah dilarang beli buku, kuliah gak perlu nyari kerja.. saya juga menyesal... hehehe...
hei hei hei...
nice tret..nah lo
nice introduction