#26

Ya Tuhanku, terima kasih untuk hati yg kau anugerahkan padaku.

Tapi hatiku kini galau, aku ragu apa yang harus ku lakukan kali ini. Aku memang bahagia ketika bisa menolong. Tapi... ketika terus²an dalam jangka panjang dimintai pertolongan yang sama oleh orang yang sama, mengapa hatiku gerah ya Tuhan?

Tidak! Aku tidak sebaik itu. Aku bukanlah malaikat, aku bukanlah nabi, aku bukan .... ah ya, aku bukan siapa².

Tuhanku Yang Maha Tahu, hanya Engkau dan aku yang mengetahui pasti apa yang tengah kualami, mungkin beberapa Malaikatmu juga. Aku yakin hanya Engkau yang mampu pahami kondisiku, kondisi yang tak mampu aku konversi menjadi kalimat² yang bisa dimengerti makhlukMu. Tuhan, Engkau juga yang berikan takdir ini padaku. Aku memohon kepadamu Tuhan, Berikanlah keteguhan dan kemantapan hati untuk segala keputusan yang aku pilih...

Ya, aku tahu, yang aku punya adalah kesemuan duniawi semata. Semua ini hanya beban yang harus kupertanggungjawabkan, kelak...
Jadi... mengapa kah aku harus menolak ketika orang lain bersedia membantu meringankan bebanku? Benar!

Baiklah, rasanya aku sudah mendapatkan keputusan yang akan kuambil ketika menulis postingan ini. Terima kasih Tuhan, terima kasih blog...

Bismillah!!

Leave a Reply

Terima kasih telah membaca, jika anda berkenan silakan meninggalkan jejak sepatah dua patah Kata.


close
cbox
Cuma Sebuah Tulisan Suram,
Teman curhat di kala galau dan sedih.
Isinya 111,11% adalah sampah.

Absurd. Sengaja dibikin begitu.

Followers