Pohon yang kukira rindang,
Ternyata parasit dan bersisik.
Engkau berbatang jalang,
Angin lewat, kau mengelu-elu berisik.

Tak pernah kah kau lihat ke bawah,
Sebentar saja...
Aku menyanggamu dengan payah.

Bunga,
Kau biarkan mentari menghisap mekarmu...
Apa maumu?

Coba kau pikirkan sejenak..
Ketika kau layu kelak,
Kepada siapa kau akan bersandar?
Ya! Kepadaku.
Aku satu2nya yg sungguh2 mencintamu.

Apa kamu tetap mau menunggu layu?
Segitukah arti cinta bagimu, bunga?

Leave a Reply

Terima kasih telah membaca, jika anda berkenan silakan meninggalkan jejak sepatah dua patah Kata.


close
cbox
Cuma Sebuah Tulisan Suram,
Teman curhat di kala galau dan sedih.
Isinya 111,11% adalah sampah.

Absurd. Sengaja dibikin begitu.

Followers