Pohon yang kukira rindang,
Ternyata parasit dan bersisik.
Engkau berbatang jalang,
Angin lewat, kau mengelu-elu berisik.
Tak pernah kah kau lihat ke bawah,
Sebentar saja...
Aku menyanggamu dengan payah.
Bunga,
Kau biarkan mentari menghisap mekarmu...
Apa maumu?
Coba kau pikirkan sejenak..
Ketika kau layu kelak,
Kepada siapa kau akan bersandar?
Ya! Kepadaku.
Aku satu2nya yg sungguh2 mencintamu.
Apa kamu tetap mau menunggu layu?
Segitukah arti cinta bagimu, bunga?

