Sepatu berdebu nan usang,
Yang menderap cepat di Jalanan Oerip Soemohardjo
Itu aku
Sebuah kilas balik
Miss Khoo, dia tukang semir sepatu yang kucari.
Tapi Miss Kinkin yang selalu kudapati.
Mereka serupa, karib, dan mirip.
Ada yang berbeda, kisah sekolah.
Miss Khoo tidak lah lulus SMA
Mmmm ya, semir sepatunya lebih istimewa
Begitu kaos kakiku mengatakannya
Satu sore jelang malam,
Akhirnya kudapati juga miss Khoo
Dia cantik bersayap bak bidadari
Aku terlena
Takjub.
Kumohon dia agar bersedia menyemirku.
Dia tersenyum, manis sekali....
"besok ya..., sudah malam!"
Segala musim datang berulang,
Mengerat malam
Ntah sudah yang keberapa,
Tak pernah ada Miss Khoo
Miss Kinkin kasihan melihatku makin usang
Dia bilang dia bersedia menyemir diriku
Aku seperti tak punya pilihan
Kuiyakan saja
Lalu Miss Kinkin bercerita,
Khoo yang kunanti telah pergi
Bersama pemulung pemilik Jim
Jim si sepatu bulu phoenix
Aku robek seketika.

