Pengantin Wanita nan jelita berkebaya hitam berkalung melati masuk ke area resepsi. Diiringi dua orang dayang mini yang juga didandani ala adat jawi. Lalu mereka pun duduk di hadapan tamu undangan. Hari ini, dia lah Ratu. Si Mempelai wanita, dia menunduk tersipu, wajah ayunya tak mampu menyembunyikan pancaran rasa bahagia yang dalam....
Musik gamelan mengalun syahdu, membakar rasa cemburuku menjadi arang dan abu bahagia... Sejurus kemudian, Pengantin Pria beserta pengiringnya muncul dengan gagah di ujung jalan. Perlahan mereka berjalan menuju halaman...
Pengantin Wanita berjalan menyongsong. Aku tertunduk menjadi saksi. Sebutir telur ayam kampung diinjak Pengantin Pria sebagai penanda menetasnya satu keluarga baru. Pengantin putri membasuhkan air bunga tujuh rupa sebagai rangkaian prosesi berikutnya...
Romantisme meningkat ketika Pengantin Pria mengecup kening Pengantin Wanita. Lalu mereka pun berjalan beriringan menuju Singgasana. Aku memaksakan mataku untuk terus menyaksikan jalannya prosesi. Tak kuhiraukan hati yang masih protes. Berikutnya, Pengantin pria pun memberikan segenggam beras kepada Wanita. Lalu... saling suap makanan dan minuman... Senyum di wajah mereka mengembang. Mereka mesra dan bahagia sekali...
Sesaat kemudian, aku larut dalam segelas lamunan......


Romantiiiiisss.... cepatlah nyusull ^_^
Yes, sin.. I will. Soon. insyaAllah ;-)