"Hepi Eid el Fitr 1 Syawal 1433 H..."
Hari ini adalah hari yang sangat istimewa. Selain idul fitri, hari ini juga bertepatan sama hari ultahku yang ke-23. Sebenernya, aku jg bukan tipe orang yang sedemikian-open sama hari ulang tahun. Bahkan beberapa kesempatan, aku sendiri lupa kalo itu hari ultahku. Zzz... Bagiku, momen ultah ya biasanya kulalui (sama saja) seperti hari2 lainnya. Dari kecil, aku ga pernah dikenalin ortu sama yg namanya perayaan ultah...
Yang membuat ultahku kali ini terasa istimewa adalah:
Jarang2 kan ya, hari ultah bisa dirayain orang sejagad (-meski ngerayainnya dengan niatan beda, peduli amat, LoL). Terussss... Sebelum2 ini, (rasanya) aku selalu males mempublish tanggal lahir di socialnetwork. Tapi kok ya masih ada beberapa teman yang ingat kalo hari ini adalah hari ultahku. Mereka, teman2 yang di sela2 padatnya target sungkem lebaran masih menyempatkan diri untuk menghubungiku sekedar untuk mengucapkan selamat, adalah kebahagiaanku yang utama. Yah, di tengah minimnya eksistensi dan tingkat keberperananku (di dunia apapun dan manapun) sekarang-sekarang ini, keberadaan teman-teman yang perhatian adalah kado terindah. Aku berjanji pada diriku sendiri; aku harus mengapresiasi mereka - dengan caraku sendiri.
Tak kupungkiri, pengakuan adalah kebutuhan(ku). Pengakuan adalah kebahagiaanku. Pengakuan adalah cinta. Dan dari teori2 yang kubaca, ini sudah takdirku sebagai manusia yang tak mempunyai sisi otak dominan (Insting ~ batang otak). Yapp.. Eksistensi lebih mahal ketimbang gadget manapun.

