Mungkin benar, Hidup itu bagaikan roda yang berputar. Dan rodaku bergulir perlahan, menempatkanku kini pada masa-masa penuh kehilangan akan hal-hal yang aku suka di dunia ini. Sangat duniawi. Aku seakan dikhianati waktu. Aku dininabobokan di siang bolong.
Untuk nasib-nasib buruk tertentu, Aku masih saja kesulitan untuk ikhlas. Jika saja ikhlas itu seperti oksigen -tersedia bebas untuk dihirup setiap saat; mungkin aku tak kan segalau ini. Sudah cukup lama sebenarnya hatiku galau begini. Seperti ada yang mengiris-iris. Periiiihhhhhh. Tapi apaa?
Ketika aku mencoba menghitung nikmat Allah yang diberikan kepadaku, sesungguhnya kusadari: tak selayaknya aku berlaku seperti ini. Astaghfirullah.....
Mungkin ini memang masaku untuk dirundung pilu. Tapi aku percaya rodaku tetap akan bergulir maju. Kan kutunggu, kedatanganmu bahagiaku. Hingga tiba masaku mengucap, "welcome happiness".

