"untuk kamu,
kaum ibu dan yang menyayangi ibu...."
Aku baru aja nonton film "UMMI AMINAH". Film domestik memang (biasanya orang pada sok jaim gamau nonton film domestik, Zzzz). Agak ketinggalan jaman sih sebenernya, soalnya film ini udah dirilis dari 5 Januari 2012 silam.... Tapi, yah.. Alhamdulillah... film ini udah bisa bikin aku nangis (T_T) #cengeng.
*Tonton deh, dijamin film ini ngga pernah basi..*
Sengaja banget aku nulis dikit tentang film ini, karena gak nyangka aja, nonton ini sendirian dan bisa nangis. Jarang2 sih bisa nangis, meski sedang ngalamin nasib pedih. Sepertinya aku menghayati sekali... *malu*.
*sengaja ngulang2 kata "bisa nangis" karena emang pengen nekanin ke kata ini doang*
Film ini menyajikan konflik yang cukup berat. Ummi Aminah, seorang juru dakwah kondang, adalah tokoh utamanya. Dia hidup bersama suaminya (abah) dan tujuh orang anak. Yang mana, justru dari Abah dan anak-anaknya itulah berbagai konflik tercipta.
Film ini bagus untuk ditonton siapa saja. Menurutku, banyak sekali pelajaran yang disampaikan dari film ini. Dan yang aku rasain, film ini bisa bikin kita jadi makin sayang sama ibu... Ana uhibbu ilaiki, ya Ummi...

