Seharian tadi mood-ku drop gegara hal kecil yang menggelikan. Aku pikir, aku telah salah berbicara sehingga Emily ngambeg gamau bales SMS-ku lagi. Aku tunggu lamaaaa sekali, tak kunjung datang SMS-nya. Aku galauuu... Hati ini serasa pedih. Seperti kehilangan sesuatu. Lalu aku pun tertidur panjang.

Ketika aku bangun, buru2 kulihat layar HP. Masih tak ada notifikasi SMS dari dia. Aku menyerah. Kelu lagi.

Sore jelang malam. Aku pingin sekali membaca ulang SMS yang tadi aku kirim padanya. Memastikan apakah kata2ku terlampau ekstrim sehingga bikin dia ngambeg...

Taraaaa... ternyata, tadi aku salah sangka. Dia membalas SMS-ku di detik aku menutup menu SMS, sehingga notifikasinya sedikit kacau dan terlewat olehku... Omaigad.

Dan sedetik kemudian, aku merasa sebagai makhluk paling beruntung di dunia. Apa yang dia katakan seakan melambungkanku. Aku bahagia. :)
Mood-ku membaik lagi. Ku lahap habis tugas bikin makalah Lab PPN yang sedari minggu lalu kuanggurin dan sempat ditagih berkali2 sama compiler, yang oleh karenanya, aku menjanjikan akan mengerjakan (yang sebenernya tugas kelompok ini) seorang diri... ^_^

Leave a Reply

Terima kasih telah membaca, jika anda berkenan silakan meninggalkan jejak sepatah dua patah Kata.


close
cbox
Cuma Sebuah Tulisan Suram,
Teman curhat di kala galau dan sedih.
Isinya 111,11% adalah sampah.

Absurd. Sengaja dibikin begitu.

Followers